Gerindra Gandeng Muzakir Manaf


Jumat, 22 Maret 2013 10:19 WIB

* TA Khalid Pimpin Gerindra Aceh

BANDA ACEH – Muzakir Manaf dan Kamaruddin Abubakar (Abu Razak) beserta beberapa pengurus harian Partai Aceh (PA) resmi masuk dalam daftar susunan personalia Dewan Penasihat Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Aceh. Sedangkan sebagai Ketua DPD Gerindra Aceh dipercayakan kepada TA Khalid.
SK struktur kepengurusan DPD Gerindra Aceh itu diterbitkan pada 12 Maret 2013 ditandatangani oleh Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerinda, H Prabowo Subianto, Prof Dr Ir Suhardi MSc (Ketua Umum), dan H Ahmad Muzani SSos (Sekretaris).

Dalam SK Nomor 03-0052/Kpts/DPP-Gerindra/2013 tentang Susunan Personalia DPD Partai Gerindra Aceh itu tercantum beberapa nama pengurus Partai Aceh. Selain dari Partai Aceh, ada beberapa mantan pejabat (di antaranya Thanthawi Ishak), mantan anggota dewan, aktivis perempuan (Zulhafah Luthfi), dan jurnalis (Helmi Hass) masuk dalam SK baru tersebut.

Pengurus Gerindra dalam SK tersebut merupakan susunan pengurus baru. Sebab, dalam pointer diktum SK baru tersebut ada kalimat mencabut SK DPP Gerindra Nomor 04-0327/Kpts/DPP-Gerindra/2011 tanggal 13 April 2011. Dalam SK sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Aceh dipercayakan kepada Drs Zainal Sabri.

TA Khalid kepada Serambi, Kamis (21/3) malam mengaku sedang berada di Jakarta. Ia membenarkan sudah menerima SK yang menunjuk dirinya sebagai Ketua DPD Gerindra Aceh. “Alhamdulillah, SK sudah saya terima. Insya Allah saya emban amanah Gerindra serta titah PA untuk sama-sama membangun Aceh, menjaga MoU serta mengimplementasikan UUPA untuk kesejahteraan dan langgengnya perdamaian,” ujarnya.

Dalam SK tersebut, TA Khalid sebagai ketua DPD dibantu oleh 35 para wakil ketua. Untuk posisi sekretaris dipercayakan kepada Maulisman Hanafiah. Ia dibantu oleh 37 orang para wakil sekretris. Kemudian untuk posisi bendahara tercantum nama Fadhlullah bersama 15 para wakil bendahara.

Adapun susunan personalia Dewan penasihat Daerah Partai Gerindra di-SK-kan khusus serta ditandatangani oleh Prabowo Subianto, Suhardi, dan Ahmad Muzani. TA Khalid mulai terjun ke politik saat berada di Lhokseumawe. Ia pernah menjadi Ketua DPC Partai Bitang Reformasi (PBR) serta pernah menjadi Ketua DPRK Lhokseumawe. (swa)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2013/03/22/gerindra-gandeng-muzakir-manaf#

Pos ini dipublikasikan di Partai Aceh, Partai Gerindra, Politik dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s