Qanun Bendera Ke Mendagri


Kamis, 28 Maret 2013

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menyatakan sudah mengirim Qanun Bendera dan Lambang Aceh kepada Mendagri setelah diteken Gubernur Aceh dan dimasukkan dalam leembaran daerah Aceh. Qanun itu juga disampaikan tembusannya ke Dirjen Otda dan Kesbangpol Linmas Kemendagri. 

“Sudah dikirim oleh staf Biro Hukum Setda Aceh pada Selasa 26 Maret, ” kata Kabag Humas Setda Aceh, Nurdin F Joes kepada Serambi di Banda Aceh, Rabu (27/3).

Menurutnya, pengiriman Qanun itu sebagai pemberitahuan kepada Pemerintah Pusat bahwa Pemerintah Aceh sudah mengesahkan qanun tersebut dan memasukkannya  dalam lembaran daerah Aceh. sebelumnya, Pengesahan Qanun Bendera dan Lambang Aceh tersebut banyak menuai kontroversi. Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Prof Djohermansyah Djohan juga mengaku kaget saat mendengar bahwa bendera dan lambang daerah Aceh yang disahkan persis seperti bendera dan lambang GAM.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Barisan Muda Mahasiswa Aceh, Adi Samridha, mengatakan, Pemerintah Pusat jangan menghalang-halangi masyrakat Aceh untuk menaikkan Bendera Aceh yang telah disetujui bersama antara eksekutif dan legislatif. “Bendera itu bukan lagi simbol sparatis karena GAM telah resmi mendeklarasikan dalam NKRI. Biarkan masyarakat Aceh menentukan mana yang terbaik bagi mereka asalkan tidak menuntut merdeka,” ujarnya. (Sar)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/epaper/edisi.php?hal=4#

Pos ini dipublikasikan di Bendera Aceh, Partai Aceh, Pemerintahan, Politik, Sejarah dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s