Qanun Bendera Aceh Timbulkan Problem Psikologis


Selasa, 2 April 2013 00:27 WIB

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR-RI, Hakam Naja khawatir akan Qanun Aceh Nomor 3/2013 tentang Bendara dan Lambang Aceh yang menetapkan bendera GAM (Gerakan Aceh Merdeka) sebagai bendera Propinsi.

Menurut Hakam, Qanun tersebut menimbulkan problema psikologis di masyarakat.”Sudahlah kita buka lembaran baru meskipun simbol menimbulkan problem psikologis. Kan simbol itu kejayaan Aceh sejak zaman Kerajaan Aceh. Kenapa malah simbol GAM? Bisa menimbulkan tidak nyaman di masyarakat,” kata Hakam di Gedung DPR, Jakarta Senin (1/4/2013).

Hakam mengatakan, jika DPRA dan Pemerintah Aceh mengusung bendera GAM, maka akan membangkitkan kenangan lama yang bisa mengganggu proses perdamaian. “Padahal saat ini pelayanan publik sudah bagus, ini khawatir tidak produktif. Kan sasaran kita kesejahteraan rakyat,” ujar Politisi PAN itu.

Ia pun meminta pemerintah pusat untuk mengajak diskusi Pemerintah Aceh membahas aturan tersebut. Pasalnya, aturan itu juga dapat memantik permasalahan di daerah lain.

“Kita minta kearifan DPR Aceh agar qanun itu dievaluasi bersama pemerintah pusat,” ujar.

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2013/04/02/qanun-bendera-aceh-timbulkan-problem-psikologis

Pos ini dipublikasikan di Bendera Aceh, Partai Aceh, Pemerintahan, Politik, Sejarah dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s