Masyarakat Sipil Aceh Barat Desak PJ.Bupati Segera Bahas APBK

Meulaboh | Diliputnews – Seiring pelantikan PJ. Bupati Aceh Barat Ridwan Hasan, masyarakat Sipil di Aceh Barat langsung menyusun gerakan untuk mendorong PJ. Bupati Aceh Barat selaku pihak eksekutif bersama legislatif untuk segera membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK) Aceh Barat Tahun anggaran 2012 yang selama ini tertunda karena ketidakharmonisan hubungan antara pihak eksekutif dan legislativ.

Seperti di ketahui sebelumnya, selama ini pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggunakan Peraturan Bupati sebagai dasar hukum pelaksanaan anggaran Kabupaten Aceh Barat untuk membiayai kebutuhan pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Sementara itu komponen belanja dalam Peraturan Bupati tersebut hanya dibolehkan untuk belanja yang bersifat wajib dan mengikat seperti gaji pegawai, operasional kantor, penyelenggaran pemilukada dan lain sebagainya serta tidak boleh lebih dari anggaran tahun lalu. Melihat hal tersebut elemen masyarakat sipil Aceh Barat memandang Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama DPRK untuk segera membahas dan menetapkan Qanun APBK Aceh Barat tahun 2012.

Kalangan masyarakat sipil menilai bahwa Perbub yang digunakan selama ini tidak memenuhi aturan yang berlaku karena menurut Pasal 46 ayat (1) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pasal 106 Ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2007, Penetapan Peraturan Bupati Tentang APBK hanya diperkenankan apabila Bupati Aceh Barat telah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Qanun) Aceh Barat tentang APBK kepada DPRK dan kemudian DPRK Aceh Barat tidak mengambil keputusan bersama dengan kepala daerah terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBK sampai pada batas waktu yang ditentukan.

Tetapi dalam prosesnya Bupati Aceh Barat tidak menyerahkan Rancangan APBK kepada DPRK Aceh Barat serta tidak menghadiri undangan DPRK Aceh Barat untuk melakukan pembahasan terhadap qanun APBK tersebut, sehingga tidak cukup syarat bagi Pemerintah Aceh Barat untuk mengeluarkan Peraturan Bupati Tentang APBK 2012. “Ini berarti Pemerintah Aceh Barat baru dapat mengeluarkan Perbub tentang APBK apabila DPRK tidak melakukan pembahasan terhadap rancangan qanun APBK yang di ajukan Bupati, tetapi yang terjadi adalah Bupati sendiri yang tidak mau melakukan pembahasan terhadap rancangan qanun APBK sehinga tidak ada proses yang dilalui untuk mengeluarkan perbub dan ini bertentangan dengan perundang-undangan”

Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Mahasiswa yang ada di Aceh Barat, yakni SMUR Aceh Barat, GeRAK Aceh Barat, An-Nisa’, Gebrak, DPC Granat Aceh Barat, LBH Banda Aceh Pos Meulaboh, SOMBEP, ASoH, Meukutop Center, FK-Gemab, DPW FOPKRA Aceh Barat dan Suling Hutan, Sabtu (28/4) melakukan konsolidasi di kantor LBH Banda Aceh Pos Meulaboh terkait persoalan tersebut diatas sehingga menjadikan kendala bagi kepentingan public dan sangat menyayangkan bila APBK Aceh Barat harus di-Perbub-kan karena selain diragukan aspek transparansi dan akuntabilitasnya juga menyebabkan pembangunan Aceh Barat harus berhenti selama tahun anggaran 2012.

Dalam konsolidasi tersebut, disepakati elemen sipil Aceh Barat segera melakukan dorongan kepada pihak eksekutif dan legislatif untuk melakukan upaya-upaya terkait kepentingan publik, serta tidak mengedepankan ego pribadi sehingga menjadikan kepentingan publik terpasung. Kesepakatan yang dihasilkan diantaranya; pihak eksekutif dan legislatif untuk segera melakukan pembahasan RAPBK tahun 2012, meningkatkan alokasi dana untuk kepentingan publik, tunjangan Pegawai Negeri Sipil disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, penggunaan biaya studi banding atau perjalanan dinas pejabat daerah harus dibatasi, serta mengusulkan untuk menganggarkan alokasi dana penyeselesaian tanah kampus Univ. Teuku Umar (UTU) yang menjadi sengketa dengan masyarakat sehingga pendidikan tinggi di Aceh Barat bisa berjalan lancar.**(AF)

Mengulas : Diliputnews

Minggu, 29 April 2012. Pkl. 03:02 WIB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s